Flash Back Kinerja KCN : Dermaga Beres, Aset Naik Sebesar 3.437 Persen

Jakarta – Pelabuhan PT. Karya Citra Nusantara (KCN) di Marunda, Jakarta Utara, mencatatkan peningkatan kinerja signifikan sepanjang 2014. Anak usaha PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) hasil kerjasama dengan PT Karya Teknik Utama (KTU) tersebut kini memiliki aset Rp 1,078 triliun per Desember 2014.

Padahal tahun sebelumnya, aset PT KCN masih Rp 15,3 miliar. “Jadi, ada kenaikan aset sebesar 3.437 persen karena selesainya pembangunan dermaga,” kata Direktur Utama PT KBN Sattar Taba ketika ditemui di Jakarta, kemarin (20/4).

PT KCN mencatatkan laba bersih Rp 27,8 miliar sepanjang 2014, naik dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 8,02 miliar. Jumlah kapal yang sandar di pelabuhan sepanjang 1.000 meter ini mencapai 1.200 kapal sepanjang tahun lalu.

Kapal – kapal yang sandar di pelabuhan tersebut diantaranya kapal pengangkut muatan curah seperti biji-bijian, gandum, jagung, dan pupuk. Serta kapal pengangkut pasir, batubara, dan kapal offshore kerjasama dengan PT Pertamina.

Kinerja KCN memang terus menanjak setelah PT KBN dan PT KTU mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan perselisihan yang tak kunjung selesai sejak 2005. Kesepakatan itu ditandatangani oleh Direktur Utama KBN Sattar Taba dan Direktur Utama KTU Wardono Asnim pada pertengahan 2013.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar 18 Desember 2014 lalu, secara resmi ditetapkan kepemilikan KBN dan KTU dalam joint venture itu masing-masing sebesar 50 persen. Sebelumnya, KBN hanya mengantongi 15 persen kepemilikan saham di PT KCN, sedangkan 85 persen saham dikuasai KTU.

“Selain menetapkan perubahan struktur modal, RUPS PT KCN mengagendakan perubahan anggaran dasar perusahaan dan perubahan pengurus,” jelas Sattar. Dari empat orang Direksi KCN, dua berasal dari KBN dan dua lagi dari KTU. Komisaris juga dua dari KBN dan dua dari KTU.

Sattar menjelaskan, keberadaan pelabuhan di Marunda, Jakarta Utara, membantu mengurai kepadatan di Pelabuhan Tanjung Priok yang dikelola oleh PT Pelindo II. Sebagai sesama BUMN, sudah semestinya KBN dan Pelindo II bersinergi dalam peningkatan layanan kepada masyarakat.

“Pelabuhan di Marunda ini menunjang Pelabuhan Tanjung Priok dalam domestic shipping untuk mengurangi waktu tunggu kapal atau dwelling time,” tutupnya.

Sumber : bumn.go.id

Related posts